Nge-plurk (atau ‘Mluntrah‘ dalam terjemahan Indonesia tak resminya) memang bikin kecanduan. Seperti yang pernah saya posting sebelumnya, plurk adalah salah satu bentuk microblogging terkini yang dilengkapi timeline dan response.

Karena gampangnya nge-plurk (bahkan via browser hape!), kini saya selalu plurking (hampir) tiap hari. Pagi-pagi sebelum menjalani aktivitas kantor, siang hari saat senggang, ataupun senja saat mengakhiri hari. Berbagi ide, informasi, atau pun komentar tentang sesuatu, kini semakin mudah. Dan sangat menyenangkan jika plurk yang kita buat, ternyata di-respon dan berguna untuk orang lain.

Hal lain yang tak kalah penting: Karma.

Semakin terjerumus ke dalam dunia plurk, semakin tinggi Karma seseorang. Karma ini sendiri tak lain adalah poin yang diperoleh plurkr (sebutan saya untuk seseorang yang aktif dalam plurk). Pengaruhnya antara lain pada emoticon dan karakter yang tersedia, fleksibilitas untuk menamai halamannya, serta beberapa kustomisasi antarmuka lainnya.

Karma seseorang akan naik jika dia terus aktif nge-plurk setiap harinya, jika dia mengisi profile secara lengkap, dan jika plurk-nya secara aktif di-response orang lain.

Masih berkaitan dengan karma, berikut beberapa situs yang berguna untuk memonitor karma para plurkr.

1. Plurk Karma Trends.

Yaitu halaman yang memonitor perkembangan karma dari hari ke hari. Jika ingin karma kita ikut di-monitor, cukup tambahkan karma_trends sebagai teman. Tak lama kemudian plurk ID kita akan dapat ditemukan di halaman yang bersangkutan.

2. Plurk Top Users.

Yaitu halaman yang berisikan plurkr dengan karma tertinggi di tempat tertentu (berdasarkan informasi yang diisi di kolom ‘location’. Beberapa orang beranggapan kalau ini adalah tempat mendeteksi orang-orang yang ga punya kerja karena seharian selalu berada di dunia plurk. Untunglah saat ini saya hanya no-3 se-Indonesia. Huahaha.. *towel henzter dan ivanlanin*.

3. Plurkerati.

Yaitu alat pencari dan mengikuti plurk terbaru dari seantero jagat plurk. Juga menampilkan plurkr top per harinya.

Nah, tunggu apa lagi? Ayo mluntrah dan dapatkan karma sebanyak-banyaknya!

6 Comments

  1. uuu…mainan baru..interesting..

    ~halo Pak! :D

  2. coba ah ikut2an

  3. i declare that i am addicted to plurk, hehehe

    thanks for infonya ya ^^

  4. lapor mbu.. dah daftar.. gimana caranya nambahin plurk di wordpress yak?

  5. di wordpress? klo widget nya plurk sih ga bisa di taro di wordpress.com
    klo yang di sidebar saya ini, ambil rss nya aja.. :D


One Trackback/Pingback

  1. By The Plurk People « moseyed.wordpress.com on 26 Jun 2008 at 9:42 am

    [...] How do you use it? For this, I refer you to the great wisdom of these wonderful people: Leonnie, Imansyah, Ivan Lanin, Teeg, Rheta, Plurktionary, and Indonesian Plurkers Wiki [...]